Ingin Di Cintai Allah, Hindari Sifat-Sifat Ini


Dalam ajaran Islam, Allah SWT secara tegas menyebutkan beberapa manusia yang dibenci (dibenci dan dimurkai) oleh-Nya. Kebencian Allah bukan tanpa sebab, tetapi karena sifat dan perbuatan yang merusak iman, keadilan, dan kehidupan sosial. Berikut manusia yang dibenci Allah SWT disertai dalil Al-Qur’an dan hadis serta penjelasan rinci:


1. Orang yang Sombong dan Membanggakan Diri (Al-Mutakabbir)

Dalil Al-Qur’an

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا
“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.”
(QS. An-Nisā’ [4]: 36)

Dalil Hadis

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walau sebesar biji sawi.”
(HR. Muslim)

Penjelasan

Sombong adalah merasa diri lebih tinggi dan merendahkan orang lain, baik karena:

  • harta,

  • jabatan,

  • ilmu,

  • nasab,

  • atau amal ibadah.

Kesombongan adalah penyakit iblis yang pertama kali menyebabkan makhluk dilaknat Allah. Orang sombong:

  • menolak kebenaran,

  • sulit menerima nasihat,

  • memandang rendah sesama.

Karena itu, Allah membencinya dan menghalanginya dari rahmat-Nya.


2. Orang yang Zalim dan Melampaui Batas

Dalil Al-Qur’an

إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.”
(QS. Āli ‘Imrān [3]: 57)

Dalil Hadis

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Penjelasan

Zalim berarti meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya, baik dalam bentuk:

  • merampas hak orang lain,

  • menipu,

  • menindas yang lemah,

  • mengubah wasiat,

  • memakan harta secara batil,

  • menyalahgunakan kekuasaan.

Allah membenci kezaliman karena:

  • merusak keadilan,

  • menimbulkan penderitaan sosial,

  • menghalangi tegaknya kebenaran.

Bahkan, doa orang yang dizalimi tidak ada hijab antara dirinya dan Allah.


3. Orang yang Berkhianat dan Tidak Amanah

Dalil Al-Qur’an

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْخَائِنِينَ
“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat.”
(QS. Al-Anfāl [8]: 58)

Dalil Hadis

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tanda orang munafik ada tiga: apabila berbicara ia berdusta, apabila berjanji ia mengingkari, dan apabila diberi amanah ia berkhianat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Penjelasan

Khianat adalah mengkhianati kepercayaan, baik dalam:

  • harta,

  • jabatan,

  • janji,

  • ilmu,

  • amanah keluarga dan masyarakat.

Pengkhianatan merusak:

  • kepercayaan sosial,

  • stabilitas umat,

  • nilai kejujuran.

Karena itu, Allah secara tegas menyatakan tidak mencintai orang-orang yang berkhianat, meskipun mereka mengaku beriman.


Penutup

Tiga golongan yang dibenci Allah SWT ini adalah sifat dan perilaku yang merusak iman dan kehidupan manusia:

  1. Sombong → menolak kebenaran

  2. Zalim → merusak keadilan

  3. Berkhianat → menghancurkan kepercayaan

Islam mengajarkan sebaliknya:

  • tawadhu’ (rendah hati),

  • adil,

  • amanah,

karena itulah jalan menuju cinta dan ridha Allah SWT.


Referensi

  • Ibnu Katsir. Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm. Beirut: Dār al-Fikr.

  • Al-Qurṭubī. Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

  • Ar-Rāzī, Fakhruddin. Mafātīḥ al-Ghaib. Beirut: Dār Ihyā’ al-Turāṡ al-‘Arabī.

  • Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Miṣbāḥ. Jakarta: Lentera Hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasad Iri Dengki dan Kaitannya dengan Kisah Nabi Yusuf

Pandangan Islam tentang Pemilihan Penerus Dakwah dan Potensi Hasad Anak Lain

Fiqih Ramadhan (5) : Hukum Qadha & Fidyah dalam Puasa Ramadhan