Daftar Doa Hari Arafah (9 Dzulhijjah)

 

Daftar Doa Hari Arafah (9 Dzulhijjah)

1. Doa Utama Hari Arafah

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Latin:
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.

Artinya:
“Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya seluruh kerajaan dan segala puji. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Hadits:
Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah...”
(HR. Tirmidzi)


2. Doa Memohon Ampunan Dosa

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Latin:
Rabbighfir lii wa tub ‘alayya innaka antat tawwaabur rahiim.

Artinya:
“Ya Rabbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”


3. Sayyidul Istighfar

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ...

Latin (ringkas):
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa ana ‘abduka...

Artinya:
“Ya Allah, Engkaulah Rabbku, tidak ada sesembahan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu...”

(HR. Bukhari)


4. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar.

Artinya:
“Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka.”

(QS. Al-Baqarah: 201)


5. Doa Memohon Husnul Khatimah

اللَّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِالْحَسَنَاتِ

Latin:
Allahummakhtim lanaa bil hasanaat.

Artinya:
“Ya Allah, tutuplah akhir hidup kami dengan kebaikan.”


6. Doa untuk Kedua Orang Tua

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا

Latin:
Rabbighfir lii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa.

Artinya:
“Ya Rabbku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika kecil.”


7. Doa Memohon Keteguhan Iman

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ

Latin:
Yaa muqallibal quluub tsabbit qalbii ‘alaa diinika.

Artinya:
“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hatiku di atas agama-Mu.”

(HR. Tirmidzi)


8. Doa Memohon Rahmat dan Hidayah

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً

Latin:
Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hab lanaa min ladunka rahmah.

Artinya:
“Ya Rabb kami, jangan Engkau palingkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk dan karuniakan kepada kami rahmat dari sisi-Mu.”

(QS. Ali Imran: 8)


9. Doa Memohon Rezeki Halal dan Berkah

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin:
Allahummakfinii bihalaalika ‘an haraamika wa aghninii bifadhlika ‘amman siwaak.

Artinya:
“Ya Allah, cukupkan aku dengan rezeki halal-Mu dari yang haram, dan kayakan aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.”

(HR. Tirmidzi)


10. Doa Memohon Keselamatan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ

Latin:
Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah.

Artinya:
“Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan.”


11. Doa Nabi Yunus

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ

Latin:
Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin.

Artinya:
“Tidak ada sesembahan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

(QS. Al-Anbiya’: 87)


12. Doa Penutup Majelis dan Istighfar

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Latin:
Subhaanakallaahumma wabihamdika, asyhadu allaa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Artinya:
“Maha Suci Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi tidak ada sesembahan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”


Adab Berdoa di Hari Arafah

  • Ikhlas karena Allah

  • Menghadap kiblat bila memungkinkan

  • Mengangkat tangan

  • Memulai dengan pujian kepada Allah

  • Bershalawat kepada Nabi ﷺ

  • Yakin doa dikabulkan

  • Bersungguh-sungguh dalam berdoa

  • Memperbanyak istighfar

  • Tidak tergesa-gesa ingin dikabulkan

  • Berdoa untuk diri sendiri, orang tua, dan kaum muslimin

Semoga Allah menerima doa dan amal ibadah kita pada Hari Arafah. Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasad Iri Dengki dan Kaitannya dengan Kisah Nabi Yusuf

Pandangan Islam tentang Pemilihan Penerus Dakwah dan Potensi Hasad Anak Lain

Fiqih Ramadhan (5) : Hukum Qadha & Fidyah dalam Puasa Ramadhan